Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ekspor Motor Listrik Gesits Tiba di Senegal

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Gesits diklaim 46,73 persen Pekerja menata sepeda motor listrik Gesits yang telah selesai dirakit di pabrik PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10/2021). (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA)

Ekspor perdana sepeda motor listrik Gesits dilaporkan telah tiba di Thies, Senegal. Pengiriman ini merupakan bagian dari pesanan ekspor 200 unit oleh Senegal.

Produsen Gesits, WIKA Industri Manufaktur (WIMA), sebelumnya telah mengirimkan enam unit lebih dulu dan telah sampai di Senegal pada Mei lalu. Kemudian motor listrik buatan dalam negeri ini diluncurkan di negara itu pada Juni.

Lantas ekspor tambahan ini tiba di Senegal usai setelah pengirimannya dilakukan pada Oktober.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Senegal, Dindin Wahyudin, adalah salah satu perwakilan negara yang ikut menyambut ekspor Gesits. Dia juga mendapat kesempatan membuka pintu kontainer berisi Gesits sebagai seremonial ketibaannya.

Berdasarkan keterangan KBRI Dakar, Sabtu (18/12), Dindin mengatakan dalam sambutannya bahwa ekspor Gesits ini merupakan inisiatif untuk menghadirkan produk yang ramah lingkungan, efisien, dan modern.

KBRI Dakar juga dikatakan aktif mempromosikan Gesits, bukan cuma kepada Senegal, tetapi juga negara lain di Afrika Barat.

Gesits yang diekspor ke Senegal merupakan motor buatan pabrik WIMA di Cileungsi, Bogor. Produksinya disebut menggunakan 85 persen komponen produksi dalam negeri yang dipasok 24 perusahaan, lima di antaranya BUMN.

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Gesits diklaim 46,73 persen. (ANTARA/fea)

  🏍 CNN